Tuesday, December 14, 2010

kapan saya lupa kamu siapa?

merapalkan pertanyaan itu.
berkali-kali, berulang-ulang.
supaya saya segera lupa.
segera!
menghafal untuk melupa.

lima menit kemudian,
pertanyaan lain muncul

emang apa pentingnya saya lupa?
tapi apa benar tidak penting kalau saya tidak lupa?

.........................................
.........................................
.........................................

diam, menjadi pilihan untuk menyudahi percakapan antar saya dan saya kali ini.

Sunday, November 14, 2010

hari minggu, nonton tinju, ratusan hari yang lalu

ingatan jauuuuuuuhhhh melayang
ke ratusan hari yang lalu
ketika masih ada aku dan kamu jadi satu
nonton tinju siang-siang di hari minggu
sungguh memang bukan tontonan yang romantis
bahkan kelewat anarkis

tapi rasa-rasanya, kenyataan yang terjadi setelah itu yang justru amat sangat kelewat anarkis
anarkis, mengiris-iris dan amat TRAGIS

semoga semua segera terkikis..
terbang, lenyap, tak terperi
lelah ini semoga segera terganti

sudah. relakan. biarkan. hiraukan.
pura-pura tak kenal saja.

ah, kenapa harus tinju yang membawa ingatanku hinggap kepadamu..

Thursday, September 30, 2010

haloo

terimakasih, setengah perjalanan ini sudah terlewati.
masih ada setengahnya lagi (bahkan lebih) yang harus dijalani

Monday, July 19, 2010

saya merindu. SANGAT MERINDU!







mereka-mereka ini lah yang (sedang) amat saya kangeni. lebih dari sekadar teman. kami keluarga. teserah yang mau bilang kalau saya lebay jika menganggap mereka keluarga, tapi begitulah kenyataannya. kami memang tidak sekandung. tapi banyak hal yang sering kami alami bareng-bareng, membuat kami memiliki sesuatu yang -mengikat- kami.

keluarga yang saling melengkapi. keluarga yang sering juga bikin jengkel. dengan segala tetek bengek yang memang seringnya mangkelke, tapi mereka tetep ngangenin.
sungguh saya merindu suasana nginep di kaliurang, suasana makrab, pas malem-malem gak tidur, rame-rame ngobrol sambil ngetawain yang lg mabuk dengan segala tingkah bodohnya. atau nyanyi-nyanyi dengan song lists sheila on 7 andalan kami.
aktifitas MENGGOSIP yang selalu jadi nafas dan semangat kami ketika berkumpul.

menjadikan salah satu dari kami sebagai bulan-bulanan dan ceng2an buat lelucon, dari yang sepele, sekadar gojek sampai yang sudah tergolong ejekan sara.. hahaha.. tapi satu peraturan tak tertulis yang harus diyakini benar-benar, gak boleh ada yang tersinggung, karena kami : KELUARGA. gak ada niat serius di setiap kata2 ejekan yang kami sampaikan.

sumpaaaaahhhhdeh, saya jadi kangen banget. kangen makrab, kangen rafting, kangen ngobrol bareng, kangen maem sengsu, kangen nggosip. kangeeeeeeen KMK yang kemaren2..

seperti ada 'nafas' yang sdikit hilang dari keluarga ku ini.. kamu kemana wahai yang saya rindukaaaan???
semoga lekas kembali. rangkul kami lagi. buat kami satu lagi. saya percaya, yang kagen gak cuma saya!
^o^
lekassssss kembaliiii yaaaaaaaaa... biar kami jadi ASIK lagi! muah!

Sunday, June 20, 2010

(harus) RELA!

kata-kata ini akan selalu kuingat, supaya segera aku lupa akan kamu..

"Saya akan lega membiarkan dia pergi, bahwa dia tahu dan meyakini apa yang terbaik buat dia" (MOdjo:2009)

sepenggal kalimat dari si idola saya.. konteksnya hampir sama, tetang merelakan sesuatu yang memang harus segera diikhlaskan..
tapi yang tadi itu tentang kerelaan sheila on 7 melepas sang gitaris, Saktia Ari Seno atau yang sekarang dikenal dengan nama Salman Al-Jugjawy..
Melepas dan mendukung sepenuhnya keputusan mas sakti untuk meninggalkan sheila on 7 demi pilihan hidup yang Ia yakinii.

dan ini menginspirasiku, semoga memang benar bisa aku jalani, serela-relanya.. AMIN!

Thursday, June 17, 2010

ini tentang KEPEDULIAN bagian #2

kemarin terlewati dengan banyak hal yang tidak aku sangka sebelumnya.
niat kami baik, Tuhan pasti tahu itu, dan semoga niat baik kami ini di ridhoi Tuhan. amin!

peka terhadap orang lain dan sekitar kita, saling bisa menghargai dan memahami kepentingan orang. ingat, kata SALING berarti buka one way communication, tp berkesinambungan, terjadi pada kegua belah pihak.

sharing semacam td malam, membuat aku sadar bahwa masih banyak kekurangna yang aku buat ya ternyata. dan sharing semalam juga seperti halnya mengelupas kulit bosok pada sebiji buah apalah entah, dengan maksud membuatnya menjadi lebih baik nantinya.

jangan egois itu juga penting. ingin dipahami, berarti (seharusnya) harus juga bisa memahami.

Wednesday, June 16, 2010

ini tentang KEPEDULIAN

hidup pasti memilikki prioritas
hidup ada tujuannya, cita-cita, visi dan misi
namun hidup tak melulu memikirkan diri sendiri
hidup berdampingan, baik itu hanya dengan satu orang, maupun satu kompi yang tak terhitung jumlahnya

hidup memiliki tujuan
dan kita hidup, tak hanya memikirkan diri sendiri
ini seperti pengulangan
memang, karena hidup kita mau tak mau pasti akan terkotak-kotakkan
terlepas dari arti pengkotakkan yang berbatas tegas,
tapi hidup kita memiliki banyak hal yang harus difikirkan
seperti halnya kebutuhan, ada primer, sekunder dan tersier

kita lahir dalam sebuah lingkungan, yang berarti mau tak mau, kita pun harus bersosialisasi
entah nanti seberapa besar peran kita disana
itu urusan nanti, dan se-ngoyo atau secuek apapun, Tuhan telah memberi kita porsi untuk itu

peduli.
peduli pada diri sendiri
peduli pada lingkungan
peduli pada tempat yang kita tempati

memang tak ada undang-undang tegas untuk hal terakhir tadi, tapi bukan berarti tak ada yang mengatur itu semua,
saya pikir, tak perlu undang-undang atau peraturan tertulis untuk mngatur semuanya,
ketika hati nurani kita masih bisa diandalkan
tak paham benar apa sesungguhnya bentuk si hati nurani,
tapi ketika ia bekerja dengan baik sesuai porsinya, maka kita yang beruntung trcipta dengan berbekal hati nurani, akan selalu diingatkan,
tentang baik buruknya perilaku kita, benar tidaknya langkah kita, atau sekedar 'sesuatu' untuk berbagi pendapat..

semuanya masih saja tentang peduli, apakah kita juga peduli terhadap hati nurani yang sesungguhnya justru 'sesuatu' yang paliiiiing dekat dengan kita ??