niat baik semoga berbuah baik
harap maklum!
tapi mungkin saya pun akan melakukan hal yang sama
seperti membeli baju salah ukuran, tapi telanjur kebeli, tapi gak boleh dituker
bagai makan krupuk kesukaan, kurang satu suapan tiba-tiba jatuh ke comberan
nyesek, gondok, tapi ya mau apa
tapi mungkin itu semua tanda sayang
atau tanda tanya atau tanda apapun lah itu
salah saya atau memang saya yang salah?
entahlah......
.................................
.................................
.................................
trenyuh sama miris beda tipis..
Friday, April 9, 2010
Thursday, April 8, 2010
-glow-

ini lagu yang sedang jadi favorit track saya sehari-hari
lagu2nya yang lain si yoi juga..
dan lagu ini amat yahud. glow yang bikin galau. hihihi.
beli albumnya dan dengarkan. frau memang ciamik tak terperi :)
Glow
Hold me, you shall never ever see me
Blankets will not hesitate me
Flowers shant even wake
Kiss me, 'tis the last time you may see me
'Tis the last time light shall harm me
I shall cry myself to death
Funny, how you never showed your love to me
Lovely, oh the lights I can see
It's gleaming in my eyes like when you
Burned me, tear my skin off and leave me
'Tis the last time you may hold me
'Tis the last time I shall say good bye
(http://frau-lyrics.blogspot.com/)
berdinamika
Percakapan yang renyah, hangat, ceria
tadi malam
penuh tawa
tapi tak tahu apakah itu juga yang terjadi jauh di lubuk hati
Pikiran jauh melayang
ketika sedang melebur dalam kehangatan dan keceriaan canda tawa
jauh melayang, hinggap padamu
padamu yang kini entah sedang apa, padamu yang mungkin sedang tidak memikirkanku balik
Dimensi pikir yang saat ini tersegmentasi
terpisah-pisah
antara lebur dalam tawa,
meratap dalam harap,
teringat tawa kala itu,
serta dorongan hebat umtuk menyerah dalam ikhlas
yang sekarang mungkin lebih bisa menjagamu,
mengontrolmu,
menghidupimu,
sebaya denganmu,
membahagiakanmu,
dan mungkin memang yang terbaik untukmu
analisisku mungkin hanya sedalam parit depan rumah
atau sedalam jarak antara mulut gelas dengan dasarnya
tak mendalam seperti lautan lepas di selatan pulau jawa sana
Tak habis pikirku dipenuhi pertanyaan tak jauh dari topik akan kamu
mungkin salahku yang terlampau berharap
maka kini aku harus mengurangi kesalahan itu
menatap kedepan, tapi tak harus lurus karna yang aku tau hidup ini tak lurus, tapi penuh liku-liku
Tak perlu berjalan selalu tegak, karna aku tau banyak rumput dibawah sana yang sering memberi sugesti baik untukku
Karena sejatinya hidup, berjalan pun harus tetap ingat kanan kiri atas bawah
Hidupku berdinamika
merasakan senang, lalu bahagia teramat sangat, lalu sedih tangis meratap dan tersungkur teramat perih
Lalu seketika terang datang, walau tak seterang lampu neon, tapi aku tau ia pasti datang
ia yang adalah terang
Dari kesemuanya itu, mungkin satu yang harus kupegang teguh,
tetaplah sabar lalu hadapi dengan dewasa
akupun tak tau pasti apa arti dewasa, mungkin dewasa tak lebih baik dari yang belum dewasa
Oh iyaa, mungkin lebih tepatnya bijaksana..
iyaa itu, bijaksana!
refleksi dari sebuah percakapan hangat, renyah, serenyah orkes kerupuk yang terjadi..
070410
tadi malam
penuh tawa
tapi tak tahu apakah itu juga yang terjadi jauh di lubuk hati
Pikiran jauh melayang
ketika sedang melebur dalam kehangatan dan keceriaan canda tawa
jauh melayang, hinggap padamu
padamu yang kini entah sedang apa, padamu yang mungkin sedang tidak memikirkanku balik
Dimensi pikir yang saat ini tersegmentasi
terpisah-pisah
antara lebur dalam tawa,
meratap dalam harap,
teringat tawa kala itu,
serta dorongan hebat umtuk menyerah dalam ikhlas
yang sekarang mungkin lebih bisa menjagamu,
mengontrolmu,
menghidupimu,
sebaya denganmu,
membahagiakanmu,
dan mungkin memang yang terbaik untukmu
analisisku mungkin hanya sedalam parit depan rumah
atau sedalam jarak antara mulut gelas dengan dasarnya
tak mendalam seperti lautan lepas di selatan pulau jawa sana
Tak habis pikirku dipenuhi pertanyaan tak jauh dari topik akan kamu
mungkin salahku yang terlampau berharap
maka kini aku harus mengurangi kesalahan itu
menatap kedepan, tapi tak harus lurus karna yang aku tau hidup ini tak lurus, tapi penuh liku-liku
Tak perlu berjalan selalu tegak, karna aku tau banyak rumput dibawah sana yang sering memberi sugesti baik untukku
Karena sejatinya hidup, berjalan pun harus tetap ingat kanan kiri atas bawah
Hidupku berdinamika
merasakan senang, lalu bahagia teramat sangat, lalu sedih tangis meratap dan tersungkur teramat perih
Lalu seketika terang datang, walau tak seterang lampu neon, tapi aku tau ia pasti datang
ia yang adalah terang
Dari kesemuanya itu, mungkin satu yang harus kupegang teguh,
tetaplah sabar lalu hadapi dengan dewasa
akupun tak tau pasti apa arti dewasa, mungkin dewasa tak lebih baik dari yang belum dewasa
Oh iyaa, mungkin lebih tepatnya bijaksana..
iyaa itu, bijaksana!
refleksi dari sebuah percakapan hangat, renyah, serenyah orkes kerupuk yang terjadi..
070410
Tuesday, April 6, 2010
trenyuh beda tipis sama miris
pertanyaan itu ada untuk dijawab
jawaban itu ada karena ada pertanyaan
harusnya ini jelas latar belakangnya
jelas juga rumusan masalahnya
dengan teori dan data yang ada, seharusnya bisa dianalisa dengan seksama
tapi oh tapi
semuanya berhenti stop pada tapi
dahi berkerut bingung menjawab si tapi
pemaparan sudah jelas, realita telah gamblang terbaca
sekali lagi tapi oh tapi
kadang kebingungan ini lebih menyeruak, mendominasi pertanyaan-pertanyaan tadi
oh, mungkin ini,
semuanya berawal ketika rasa nyaman bersemayam pada ketidaknyamanan
aah, ironi..
jawaban itu ada karena ada pertanyaan
harusnya ini jelas latar belakangnya
jelas juga rumusan masalahnya
dengan teori dan data yang ada, seharusnya bisa dianalisa dengan seksama
tapi oh tapi
semuanya berhenti stop pada tapi
dahi berkerut bingung menjawab si tapi
pemaparan sudah jelas, realita telah gamblang terbaca
sekali lagi tapi oh tapi
kadang kebingungan ini lebih menyeruak, mendominasi pertanyaan-pertanyaan tadi
oh, mungkin ini,
semuanya berawal ketika rasa nyaman bersemayam pada ketidaknyamanan
aah, ironi..
piknik dadakan
malam itu sungguh tak terduga
malam itu bahkan aku tak pernah menyangka
berandai-andai pun aku tak berani
apalagi merancangnya dengan sadar diri
apakah aku harus menjadi amnesia untuk benar-benar melupakan busuk-busuk yang pernah ku alami?
apakah aku harus me-restart semuanya hingga bayangan itu hilang terganti?
kalau saja ada clip on di setiap masing-masing sudut hati kita
lalu disambungkan dengan earphone di masing-masing telinga kita
proses telepati yang berkolaborasi dengan kecanggihan masa kini
pasti aku akan tau apa yang kau pikirkan dalam hati
dan kau pun akan pahami yang sesungguhnya aku simpan dihati
bukannya egois untuk tidak membagi-bagikannya denganmu
bukan juga karna aku terlalu sayang pada hal tersebut
dan menyimpannya lama-lama dilumbung hatiku
tapi aku sadar diri akan posisiku
kondisi ini
situasi ini
dan semua yang telah dikondisikan kini
aku harus menyadari semuanyaitu
sadar dan pahami
menempatkan diri sesuai semua yang sudah ter-set dengan 'rapi'
kalau ketika itu aku memilih untuk lama-lama berdoa memejamkan mata
itu hanya karena aku memilih lari dari pilihan mati gaya
entah, tapi tebakanmu yang hampir seperti lelucon kala itu bahkan tak mampu membantu sedikit pun si air mata beserta teman-temannya untuk tetap diam dan tak meluncur hebat
mereka telanjur meluncur, walau lambat macam siput
apapun prediksimu waktu itu, semoga kau paham
bahwa senyum miris hampir trenyuh itu 'lebih berbicara dan bercerita' dari pada aku harus menjelaskan semuanya
note : walau galau, aku tetap bersyukur, ada bahagia kurasa malam itu
rasa-rasanya seperti melayang ke ratusan hari yang pernah kita lalui dulu..
hanya ada 1 perbedaannya. status kepemilikan yang sudah tak lagi berlaku
terimakasih agen ninja kodokbangkong :)
malam itu bahkan aku tak pernah menyangka
berandai-andai pun aku tak berani
apalagi merancangnya dengan sadar diri
apakah aku harus menjadi amnesia untuk benar-benar melupakan busuk-busuk yang pernah ku alami?
apakah aku harus me-restart semuanya hingga bayangan itu hilang terganti?
kalau saja ada clip on di setiap masing-masing sudut hati kita
lalu disambungkan dengan earphone di masing-masing telinga kita
proses telepati yang berkolaborasi dengan kecanggihan masa kini
pasti aku akan tau apa yang kau pikirkan dalam hati
dan kau pun akan pahami yang sesungguhnya aku simpan dihati
bukannya egois untuk tidak membagi-bagikannya denganmu
bukan juga karna aku terlalu sayang pada hal tersebut
dan menyimpannya lama-lama dilumbung hatiku
tapi aku sadar diri akan posisiku
kondisi ini
situasi ini
dan semua yang telah dikondisikan kini
aku harus menyadari semuanyaitu
sadar dan pahami
menempatkan diri sesuai semua yang sudah ter-set dengan 'rapi'
kalau ketika itu aku memilih untuk lama-lama berdoa memejamkan mata
itu hanya karena aku memilih lari dari pilihan mati gaya
entah, tapi tebakanmu yang hampir seperti lelucon kala itu bahkan tak mampu membantu sedikit pun si air mata beserta teman-temannya untuk tetap diam dan tak meluncur hebat
mereka telanjur meluncur, walau lambat macam siput
apapun prediksimu waktu itu, semoga kau paham
bahwa senyum miris hampir trenyuh itu 'lebih berbicara dan bercerita' dari pada aku harus menjelaskan semuanya
note : walau galau, aku tetap bersyukur, ada bahagia kurasa malam itu
rasa-rasanya seperti melayang ke ratusan hari yang pernah kita lalui dulu..
hanya ada 1 perbedaannya. status kepemilikan yang sudah tak lagi berlaku
terimakasih agen ninja kodokbangkong :)
Monday, April 5, 2010
suddenly tiba-tiba
sesal datang sesal pergi
bahagia datang sedih berganti
sedih datang bahagia terganti
menagis tiba-tiba, meratap tiba-tiba
tersenyum tiba-tiba, trenyuhlah seketika
yang sudah terjadi ya biarlah sudah terjadi
namun apa yang terjadi nanti, itu yang selalu jadi misteri
siapa yang tau kalau detik ini tadi akan menjadi seperti tadi
dan tak ada yang tahu kelak apa terjadi, kecuali si Empunya kehidupan
bau itu selalu menyeruak jika dekat-dekat denganmu
aroma itu sungguh akrab dihidungku
sensasi apa aku entah tak bisa mendefinisikan
tapi aku tahu, ada kamu di aroma itu
aroma bahagia
aroma kebanggaan
aroma kesedihan
aroma egois
aroma sakit hati
aroma matirasa
...............................
entahlah, saya bingung mau berkata apa..
senyum trenyuh ini kadang lebih 'berbicara' ketimbang harus menjelaskan dengan kata-kata..
bahagia datang sedih berganti
sedih datang bahagia terganti
menagis tiba-tiba, meratap tiba-tiba
tersenyum tiba-tiba, trenyuhlah seketika
yang sudah terjadi ya biarlah sudah terjadi
namun apa yang terjadi nanti, itu yang selalu jadi misteri
siapa yang tau kalau detik ini tadi akan menjadi seperti tadi
dan tak ada yang tahu kelak apa terjadi, kecuali si Empunya kehidupan
bau itu selalu menyeruak jika dekat-dekat denganmu
aroma itu sungguh akrab dihidungku
sensasi apa aku entah tak bisa mendefinisikan
tapi aku tahu, ada kamu di aroma itu
aroma bahagia
aroma kebanggaan
aroma kesedihan
aroma egois
aroma sakit hati
aroma matirasa
...............................
entahlah, saya bingung mau berkata apa..
senyum trenyuh ini kadang lebih 'berbicara' ketimbang harus menjelaskan dengan kata-kata..
Wednesday, March 31, 2010
mengeja peristiwa

sesal memang selalu diberi kesempatan untuk muncul belakangan. entah apa dosanya, selalu menjadi nomor terbelakang disetiap kesempatan.
sama seperti yang kini saya rasakan. sesal menyelimuti.
sesal yang seperti hantu, membayangi, seakan menjadi faktor X yang sengaja diciptakan Tuhan supaya kita bisa mengambil hikmah dari peristiwa-peristiwa yang kita alami.
memetik pelajaran dan pesan moral dan konsekuensi dari apapun itu yang telah kita lakukan.
dan ini yang saya rasakan sekarang..
bukannya saya menyesal karena telah dipertemukan dengannya. ada bahagia yang pernah saya dapat kala itu, walau berujung dengan hancur remuk porak poranda tak terjawabkan misterinya, tapi tetap ada rasa syukur saya pernah merasakan keindahan itu, setidaknya ada pelajaran berharga yang saya dapat karenanya.
semua pasti ada dua sisi yang menyertai, ada positif pasti ada negatif.
dan ketika saya mengambil keputusan untuk membagi hari-hari saya kala itu dengannya, berarti saya pun harus siap menerima apapun konsekuensinya.
dan baru hari-hari belakangan ini saya menyadari, sesal ini teramat menyesak di rongga hati, di pikiran, dan di hari-hari saya.
bahwa saya menyesal kenapa saya tak menyiapkan hati yang lapang selapang stadion maguwoharjo sedari dulu, menyesal untuk tidak membekali diri, jiwa, hati dan budi pekerti saya sejak awal untuk bisa IKLHAS SABAR DAN TAWAKAL, MENERIMA KENYATAAN.. SEPAHIT APAPUN itu..
Subscribe to:
Posts (Atom)